Kamis, 3 Januari 2013
SAYA ANTI SELINGKUH itu bisa bermakna | SAYA-mau g-ANTI
SELINGKUH-an |
Sisakan perawan untuk kami *hope*
Kamu itu cantik, tapi plastik.
Walaupun hati bisa di jual, mungkin tidak bisa terjual lagi
hati yang sudah tercabik ini.
Jika kurban itu bisa dilakukan bukan dengan sapi, kambing.
sudah banyak pahalaku, berkurban perasaan saat kurban nanti.
Jika dehidrasi itu kehilangan banyak cairan, maka aku
hepadrasi karena kehilangan banyak perasaan.
Jika jantung mampu mengkompensasi kekuatan kontraksinya untuk
mengalirkan darah, kenapa aku tak mampu mengkonpensasi pikiran untuk melupakannya.
Aku terkadang ingin menjadi seorang robot, tak peka, tak
punya rasa, takan sakit, takan kecewa.
Dulu kamu itu adalah penawar racunku, sekarang? Kamu
meracuni kehidupanku.
Tekanan darahku meninggi saat aku berfikir tentangmu,
tekanan cintaku melemah karena ingat itu.
Sinar matamu itu ibarat alkohol. Memabukan.
Mengingat kenangan tentangmu itu, ibarat menjahit luka tanpa
anestesi.
Aku dan kamu ibarat arteri dan vena, sejalan seirama, namun
takan pernah bersatu.
Senyummu itu ibarat glukosa, manis namun bahaya.
Aku bukanlah plester, yang mampu menutup luka, namun kau
lupakan setelah luka hilang.
Analgesik pun takan pernah mampu menghilangkan sakit hati
karenamu.
Aku bukanlah spuit disposible, setelah kau pakai, aku
dibuang.
Coba kamu kenali aku, aku bukanlah Ringer Laktat yang selalu
kau gantung.
Merelakanmu ibarat meruntuhkan harapan yang dari dulu terbangun.
Mencintaimu ibarat menoreh luka dengan limau.
Merindumu ibarat meminum kopi hitam tanpa gula...
@yudhantriyana
Bandar Lampung, 03 Januari 2013
22.09
Tidak ada komentar:
Posting Komentar