Minggu, 02 Oktober 2016

Bersimpang Jalan

Aku hanya bisa mengenangmu,
Dari dentingan bias suara piano,
Menuliskan alunan rindu semu.
Aku tak berharap memiliki kembali
Namun hati ini sulit memalingkan pilihan…
Aku bisa memaafkan rindu ini,
Yang kadang tak kenal lelah memaksa ujung kesendirian menapaki kesedihannya….
Aku sudah tak mampu berharap sekalipun ingin bertemu,
Namun jantung ini yang pernah kau sentuh dulu, mendetakan nama-mu, selalu…..
Aku sendiri harus berperang antara menerima kenyataan dengan tetap berharap,
Kesulitan terbesar dalam kehidupan itu bukanlah menentukan pilihan, tetapi dihadapkan pada dua problema bersimpang jalan….

Terimakasih sudah menjadi pemilik rindu, sejak pertama bertemu.
Kehidupanku seolah berubah sejak ku sempat mendekapmu,
Bolehkan cemburu itu menguasai hariku?
Aku tak berjumpa denganmu sejak pertemuan pertama,
Kau seolah semu, namun nyata bagiku.
Kau seolah khayal namun nyata tak terayalkan.

Aku memeluk bayangmu, dan kamu memeluk nyata dirinya…..


Garut, Oktober 2016

Jumat, 30 Mei 2014

Dari Kami, yang Kalian Racuni

Kepada para penghisap tembakau,

Kami tak mempermasalahkan dengan keputusan kalian membunuh diri secara perlahan,
Namun kami hanya meminta, jangan jadikan kami sebagai teman untuk bersama dimakamkan.

Kepada para pecandu nikotin dan tar, kami tak menyayangkan diri kalian menjadi penikmat barang yang mencandukan, namun kami menyayangkan orang-orang yang menjadi korban karena berada disekitar kalian, kami yang kau sayangi, ataupun kami yang tak kau kenal sama sekali.

Jika kalian bilang merokok itu menenangkan? Maka kami bilang ketenangan kalian terkekang karena sebatang barang yang meracuni kehidupan. Ketenangan kami bebas tanpa batas, tanpa perlu untuk dipacu.

Kreatifitas kalian muncul saat kalian mengumpul asap, kreatifitas kami datang kapanpun kami inginkan, tanpa harus mencari pencetus.
Kalian berhak atas keputusan kalian mengepulkan asap dimanapun kalian mau, namun kamipun berhak menghirup udara bebas asap rokok, dimanapun kami inginkan.

Kepada para budak candu, para orang yang mempermiskin dirinya, kami tak ingin ikut menjadi pesakitan, karena asap yang tak kami sukai, kau tiupkan seolah tanpa beban.

Bukannya kami tak menghargai kalian, para penghisap kenikmatan, tapi kami lebih menghargai hidup kami yang jauh lebih berharga dari pada rokok.

Bukannya kami sok pintar mengajarkan, tapi kami tidak terlalu bodoh untuk dicandukan,
Kami pun tahu kalian tidaklah bodoh, hanya saja kurang pintar mengartikan kehidupan.

DARI KAMI YANG KALIAN RACUNI

SELAMAT HARI TANPA TEMBAKAU SEDUNIA
@yudhantriyana
Medan, 31 MEI 2014

Sabtu, 15 Februari 2014

SECANGKIR KOPI DAN KEHIDUPAN

Aku duduk di pelataran, 
menatap nanar kesetiap penjuru mata angin, 
terduduk tanpa kilas bayang semu yang sering menyapa datang…
Aku menikmati secangkir kopi hitam yang tersaji 
dicangkir putih berukirkan kereta kuda kencana berwarna perak, 
kopi itu sudah semakin dingin, 
diterpa keadaan yang semakin rumit.

Aku meminumnya„ 
begitu kucoba pahit rasa yang aku dapatkan. 
bukankah kopi itu haruslah terasa manis?
karena sudah aku bubuhi gula sebelumnya?
tapi memang,
yang membuatnya pahit bukanlah kopi hitam,
tapi kehidupan yang lupa kita syukurilah 
yang membuatnya terasa sulit.

@yudhantriyana

Rabu, 12 Juni 2013

Akhirnya, kita bisa duduk bersama lagi.

Sudahlama sekali aku tak mendengar kabar darimu,
Taklama ini, akhirnya aku bisa mengetahui keberadaanmu,
Mendengar kabar darimu membuatku terharu.
Aku masih meragu, benarkah kita akan bertemu lagi? setelah sekian lama?
Rasanya menyenangkan karena akhirnya kamu memberiku kabar tentangmu,
Aku sempat berpikir kamu tidak mau lagi mengenalku, setelah mengenal dia yang baru.

Aku sangat sadar bahwa melupakan seseorang begitu saja, dengan begitu banyak kenangan, adalah hal yang sangat sulit dilakukan..
Aku yang terlalu sering mengacuhkanmu dulu, aku yang terlalu sering meminta maaf, malah menjadi seorang pengganggu yang makin ingin kau jauhi.
Tapi kini aku sudah cukup tahu diri, dan tidak lagi terlalu berharap  untuk kesempatan, dan berharap bisa memperbaiki semua yang telah kau hancurkan dulu.
Kamu masih mau menghubungiku sekarang saja sudah cukup.

Sungguh, kabar dirimu kali ini adalah sebuah anugrah yang harus aku syukuri.
Aku bersyukur karena pada akhirnya, aku dan kamu akan bertemu kembali setelah selama ini aku hanya bisa mengenang masa-masa kita bersama dulu, aku yang sudah terbiasa menghabiskan waktu duduk sendiri, ditemani dirimu dalam ruang ingatan masalalu kita.

Aku Bahagia, Aku tak menyangka kalau ternyata saat-saat kita bersama dulu, itu sebentar lagi akan terjadi lagi.

Aku sangat bahagia karena akhirnya kita yang telah lama tak tahu berita, bisa duduk-duduk bersama lagi.
Kita duduk bersama, Kau duduk di pelaminan, dan aku duduk di kursi undangan.

Aku bahagia, akhirnya aku mengetahui keberadaan dan kabarmu, setelah sekian lama kau acuhkan diriku.

Selasa, 28 Mei 2013

The Wonderful of Moisture White-Shiso BB Serum Inside


Hai, gw @yudhantriyana di blog gw kali ini gw mau kasih tahu tentang pengalaman gw pake “Moisture White-Shiso BB Serum Inside” product dari The Body Shop. 

Sebagai seorang yang sering bertemu dengan banyak pihak, menjadi mahasiswa kedokteran, menjadi pengajar di Lembaga Bahasa, juga sering bekerja didepan public seperti Model, Moderator, dan MC di kampus maupun di luar kampus, penampilan itu menjadi faktor paling penting dan paling menunjang dalam jenjang karier, selain brain, skill, dan behavior.

Sebelum kita masuk kedalam suatu komunitas, penampilan kita bisa diterima atau tidak itu menjadi kunci masuk supaya bisa membaur bersamanya. Menjadi mahasiswa kesehatan, sekaligus menjadi seorang pengajar, tentunya harus menarik, baju rapi, senyum menawan, wajah yang terawat itu menjadi nilai tambah. Karena kita akan diperhatikan, kalau kita menarik perhatian, jadi sebisa mungkin gw merawat diri gw, memperhatikan pakaian yang gw pakai, juga perawatan kulit.

Cara gw menarik perhatian salah satunya adalah dengan merawat kesehatan kulit, mulai dari mencuci muka secara teratur, minum air putih yang banyak, termasuk didalamnya memakai serum, dan pelembap. Sebelum menemukan “Moisture White-Shiso BB Serum Inside”, gw selalu disibukan dengan pemakaian serum lalu kemudian pemakaian mousturizer setiap harinya, cukup merepotkan namun demi penampilan yang menarik kenapa tidak?.

Sebelumnya mungkin kalian berfikir kenapa Pria memakai pelembap?? Sekarang sudah bukan lagi zamannya pria itu tidak peduli dengan dirinya, sekarang Pria yang bersih dan terawatt itu lebih menarik minat kaum hawa, jadi ini merupakan modal gw untuk kedepannya, sebenernya Pria itu dilahirkan dengan pori-pori yang besar dibandingkan Wanita, pori besar bukan masalah? Hoho itu salah besar, karena pori-pori itu akan menjadi penyimpanan minyak dan kotoran, apalagi kelenjar minyak pria itu lebih banyak dari wanita.

Kenapa gw memakai serum? Karena kandungan konsentrat dalam serum, mengatasi masalah kulit secara efektif dan cepat. Misalkan, kulit kusam, keriput halus, dan tanda penuaan dini lainnya, yg dikarenakan faktor luar. Radikal Bebas, sinar UV dsb.

Terus, mengapa gw menggunakan pelembab juga? Karena kulit itu memerlukan kondisi yg lembab, tidak kering ataupun terlalu berminyak. Jadi gw gunakan pelembap setelah menggunakan serum, untuk mengontrol kelembapan kulit.

Mengapa harus keduanya? Tidak pilih salah satu?, Karena Mousturizer memiliki bahan dasar yg melembabkan bagian luar kulit, dan serum memiliki bahan dasar lipid-soluble yg dapat membawa bahan aktif yg terkadung, masuk ke lapisan kulit (epidermis). Fungsi utama serum bukan untuk pelembab, jd setelah pakai serum, harus tetap memakai pelembap.

Itulah, kenapa gw menggunakan Serum + Pelembap secara berdampingan, namun sekarang?? Gw tak usah repot dengan itu, karena baru-baru ini sudah diluncurkan produk @thebodyshopindo “Moisture White-Shiso BB Serum Inside”. Pelembap + Serum dalam 1 produk!! Sangat menguntungkan, jauh lebih hemat, dan tidak merepotkan pemakaiannya.

Setelah melihat launcing, gw lihat di twitter dan fb, gw pun dengan antusias ingin segera mencoba produk baru tersebut, awalnya gw mau beli di http://www.thebodyshop.co.id/product/43616/M-WHITE-SHISO-BB-SERUM-INSIDE tapi karena sudah gak sabar, dan pengen langsung liat itu barang ajaib, akhirnya gw membeli “Moisture White-Shiso BB Serum Inside” di Store Body Shop Central Plaza Lampung.

Akhirnya, gw dapatkan Moisture White-Shiso BB Serum Inside, dan waktu membelinya, salah satu SPG dari The Body Shop bilang

“Mas, ini sekaligus base, seperti foundation, jadi digunakan juga untuk meratakan warna kulit, sudah biasa memakai base sebelumnya?”

Yup, memang Moisture White-Shiso BB Serum Inside ini sudah sekaligus dengan base, dengan warna natural, dan cocok untuk semua jenis kulit. Dikulit wajah gw memang terdapat beberapa hiperpigmentasi (bercak cokelat) karena beberapa factor, jadi gw memang sebelumnya menggunakan Moisture White Shiso BB Cream, asalkan pemakaian base tidak terlalu tebal, kamu adam juga bisa memakainya, jadi kulit terlihat lebih cerah. Kebetulan Moisture White Shiso BB Cream punya gw sudah habis, dan sekarang sudah ada penggantinya. Cukup beli 1 produk sudah bisa dapat manfaat yang banyak.

Keesokan harinya, ketika pagi hari, setelah selesai mandi, dan berpakaian kuliah, gw mencoba menggunakanMoisture WhiteShiso BB Serum Inside ini, tentu saja setelah mencuci muka, dan hal pertama yang gw rasakan adalah kulit menjadi lembap, setelah mencuci muka, keadaan kulit biasanya menjadi kering, dan setelah memakainya, kulit menjadi lembap serta warna kulit menjadi rata, tips buat kamu ada, jangan menggunakannya terlalu tebal, supaya tidak terlihat seperti memakai bedak berlebihan. Jadi bagi kami kaum adam, penggunaan tipis sudah cukup, karena produk ini juga sangat ringan, dan lagipula Moisture White-Shiso BB Serum Inside ini gak berasa memakai topeng!! Jadi setelah pemakaian kita tetap terlihat alami, dan membuat kulit lebih cerah seketika Hohoho. 

Beberapa temen gw nanya dan nyamperin, "Perawatan dimana lo pih? nambah bersih aja sekarang" *dipanggil papih sama beberapa teman di kampus*  gw cuma senyum dan bilang "Cukup lo mampir aja ke the body shop, dan beli Moisture White-Shiso BB Serum Inside heehe" 

Aktifitas gw hari itu cukup padat, kondisi kulit gw yang berminyak, biasanya membuat muka terlihat sangat mengkilap pada siang hari, namun ternyata kondisinya tidak seburuk yg gw sangka, siang hari waktu itu terasa sangat panas sekali, dan pastinya UVA-UVB bisa merusak kesehatan kulit, di label Moisture White-Shiso BB Serum Inside, terdapat tulisan kandungan SPF 25++, yang membantu mencegah sinar UVA, UVB, masuk kedalam jaringan kulit, yg menyebabkan flek hitam, kulit kering, keriput, dan lainnya. Sehingga cocok digunakan untuk kita semua. Gak perlu lagi kita membawa dan memakai Tabir surya untuk wajah tambahan kan? Semuanya simple. Sampai sore haripun wajah gw tak terasa berat, mungkin karena Moisture White-Shiso BB Serum Inside sangat ringan, dan juga menenagkan jadi tidak membuat kulit terlalu lelah.

Kebetulan malam hari itu, gw ada job menjadi MC di acara “Doctor Party DJ UV Show” di kampus, gw juga menggunakan Moisture White-Shiso BB Serum Inside, sebagai basenya, kemudian gw membaurkannya dengan bedak, dan lainnya. Karena tampil di depan umum itu harus maximal, walaupun terlihat “Girly” make up untuk sebuah acara itu “penting” untuk gw. Keuntungan dari Moisture White-Shiso BB Serum Inside adalah mudah dibaurkan, karena warnanya yang natural, sehingga tidak terlihat tumpang tindih serta penggumpalan bedak. So?  Moisture White-Shiso BB Serum Inside cocok dijadikan sebagai pengganti dasar bedak. jadi yang mau beli? silahkan datang ke Store The Body Shop terdekat, atau mampir di http://www.thebodyshop.co.id/product/43616/M-WHITE-SHISO-BB-SERUM-INSIDE .

Rabu, 08 Mei 2013

Pengelolaan Ekosistem Terumbu Karang


Terumbu karang adalah ekosistem khas laut dangkal di kawasan tropis yang memiliki keunikan dan keindahan yang khas dan pemanfaatannya harus secara alami.  Terumbu karang dibentuk dan didominasi terutama oleh karang batu atau algae berkapur.  Ekosistem ini memiliki produktivitas biologi dan keanekaragaman hayati yang tinggi.  Kedua hal tersebut memberi peluang manusia untuk memperoleh manfaat berupa sumberdaya ikan.  Keindahan terumbu karang sering ditawarkan sebagai objek wisata bahari.  Selain itu, karena strukturnya yang kuat,  terumbu karang juga merupakan perlindungan alami bagi kawasan pesisir.


            Terumbu karang merupakan ekosistem yang amat peka dan sensitif sekali.  Jangankan dirusak, diambil sebuah saja, maka rusaklah keutuhannya.  Ini dikarenakan kehidupan terumbu karang didasari oleh hubungan saling tergantung antara ribuan makhluk.  Rantai makanan adalah salah satu dari bentuk hubungan tersebut.  Proses terciptanya terumbu karang juga tidak mudah, terumbu karang membutuhkan waktu berjuta-juta tahun hingga tercipta secara utuh dan indah.


Topik pengelolaan ekosistem terumbu karang yang dibahas adalah:


Fungsi ekologis dan ekonomis terumbu karang
Jenis-jenis terumbu karang
Kerusakan terumbu karang
Strategi pengelolaan terumbu karang

1. Fungsi Ekologis dan Ekonomis Terumbu Karang

            Terumbu karang merupakan rumah bagi banyak mahkluk hidup laut.  Diperkirakan lebih dari 3.000 species dapat dijumpai pada terumbu karang yang hidup di Asia Tenggara.  Terumbu karang lebih banyak mengandung hewan vertebrata.  Beberapa jenis ikan seperti kepe-kepe dan betol menghabiskan seluruh waktunya diterumbu karang, sedangkan ikan lain seperti ikan hiu atau ikan kuwe lebih banyak menggunakan waktunya di terumbu karang untuk mencari makan.  Udang lobster, ikan scorpion dan beberapa jenis ikan karang lainnya memanfaatkan terumbu karang sebagai tempat bersarang dan memijah.


Fungsi ekologis terumbu karang adalah sebagai berikut (Tomascik et al.,1997 dalam Sondita dan Bachtiar, 2002):
  1. Terumbu karang berfungsi sebagai habitat tempat memijah, berkembangnya larva (nursery) dan mencari makan bagi banyak sekali biota laut, banyak diantaranya mempunyai nilai ekonomis tinggi.
  2. Terumbu karang merupakan gudang keanekaragaman hayati laut yang sangat tinggi.
  3. Terumbu karang melindungi pantai dan ekosistem pesisir dari hempasan gelombang dan dampak langsung dari angin puyuh.
  4. Terumbu karang merupakan ekosistem laut tropis yang paling kompleks dan produktif.
  5. Ekosistem terumbu karang mempunyai peran fungsional yang penting dalam siklus biogeokimia global.
  6. Terumbu karang disekitar pulau kecil merupakan sumber utama pasir pantai dan gosong yang mendukung ekosistem yang kompleks.
  7. terumbu karang merupakan sumber bermacam-macam bahan makanan (ikan dan rumput laut).
  8. Terumbu karang merupakan sumber penting bahan bio aktif yang berguna dalam pembuatan obat-obatan.
  9. Terumbu karang merupakan lokasi wisata yang sangat populer.
  10. Terumbu karang menyediakan kesempatan untuk penelitian dan pendidikan.
  11.  
2. Jenis-Jenis Terumbu Karang

Terumbu karang dapat diklasifikasikan menjadi 4 tipe berdasarkan bentuk dan lokasinya:

  1. Terumbu tepi (fringing reef)
  2. Terumbu penghalang (barrier reef)
  3. Atol,
  4. Patch reefs. 

Pada suatu terumbu karang terdapat variasi habitat yang mempunyai komunitas berbeda, sehingga masing-masing mempunyai nama tertentu, misalnya:
  1. Rataan terumbu (reef flat)
  2. Tubir (reef slope)
  3. Goba (lagoon)
  4. Gudus (reef crest)
Berikut ini adalah Gambar keberadaan terumbu karang dilihat secara menyeluruh, baik dari kedalaman maupun posisinya.


2.1 Jenis-Jenis Terumbu Karang

Terumbu karang dapat diklasifikasikan menjadi 4 tipe berdasarkan bentuk dan lokasinya:


  1. Terumbu tepi (fringing reef), adalah terumbu karang yang terdapat di pantai suatu pulau atau benua. Tipe ini merupakan terumbu yang paling umum, misalnya di Pantai Pasir Putih, Pantai Bama, Gili Ketapang.



  1. Terumbu penghalang (barrier reef), merupakan terumbu karang yang berbentuk memanjang melindungi pulau (benua) dari lautan atau samudera dan memiliki goba (lagoon)  diantara terumbu dan pulau. Contoh: terumbu penghalang Palahido di Kepulauan Tukang Besi dan terumbu penghalang Batu Daka di Kepulauan Togian. Di Indonesia dilaporkan ada 76 lokasi yang sebagian besar ada di sekitar Pulau Sulawesi dan Kepulauan Maluku (Tomascik et al., 1997). 
  1. Atol, merupakan terumbu karang yang berbentuk cincin yang diselingi oleh saluran yang mengelilingi suatu goba (lagoon). Contoh: Atol Lintea Selatan, Kepulauan Tukang Besi, Atol Taka Bone Rate.






Variasi habitat terumbu karang.
  1. Rataan terumbu (reef flat) adalah merupakan bagian dari terumbu yang relatif rata dengan kedalaman biasanya di bawah 3 meter.
  1. Tubir (reef slope) adalah bagian terumbu yang berupa lereng yang menghubungkannya ke dasar laut berpasir.  Daerah ini mempunyai kemiringan paling tinggi.
  1. Goba (lagoon) adalah bagian terumbu yang dalam dan dibatasi oleh tubir atau rataan terumbu di sekelilingnya. 



  1. Gudus (reef crest) adalah bagian terumbu yang mempertemukan rataan terumbu dan tubir.  Bagian ini biasanya muncul ke atas lebih tinggi daripada rataan terumbu dan merupakan tempat pecahnya ombak.


3. Kerusakan Terumbu Karang

Terumbu karang yang rusak didefinisikan sebagai rendahnya kelimpahan karang batu.  Rendahnya tutupan karang batu di terumbu karang sama jeleknya dengan sedikitnya tutupan pohon di suatu hutan.  Kelimpahan karang batu yang rendah bisa disebabkan oleh:

  1. Kematian massal karang akibat dimakan bintang laut


  1. Kematian massal karang disebabkan oleh peristiwa pemutihan karang (coral bleaching).

  1. Penggalian karang untuk batu kapur.

4.                Penggunaan bom dalam penangkapan ikan konsumsi.

5.                Penggunaan potas (kalium sianida / KCN) dalam penangkapan ikan hias.
6.                Pemakaian pupuk dalam intensifikasi pertanian.

Pengrusakan terumbu karang tersebut khususnya yang disebabkan oleh aktivitas manusia, merupakan tindakan inkonstitusional alias melanggar hukum.  Dalam UU 1945 pasal 33 ayat 3 dinyatakan, "Bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat."  Pasal 33 ini merupakan landasan yuridis dan sekaligus merupakan arah bagi pengaturan terhadap hal yang berkaitan dengan sumberdaya terumbu karang.  Selain itu, salah satu tujuan dari strategi konservasi dunia 1980 adalah menetapkan terumbu karang sebagai sistem ekologi dan penyangga kehidupan yang penting untuk kelangsungan hidup manusia dan pembangunan berkelanjutan.
4. Strategi Pengelolaan Terumbu Karang

Pengelolaan terumbu karang bisa dilakukan dengan berbagai pendekatan.  White and Alcala (1988) dalam Sondita dan Bachtiar (2002) mengelompokan pendekatan dasar menjadi 7 macam yaitu:
1.       Membagi wilayah.  Pendekatan konservasi ini membagi terumbu karang menjadi beberapa macam wilayah yang digunakan untuk bermacam-macam keperluan dan level penggunaan.
2.       Menutup temporer.  Konservasi dilakukan dengan cara menutup terumbu selama bererapa waktu (minggu, bulan) pada musim reproduksi hewan atau tanaman yang penting untuk dilindungi.
3.       Menutup dan membuka selama beberapa waktu.  Pendekatan ini membolehkan penggunaan terumbu karang selama beberapa waktu yang diselingi oleh penutupan untuk mengembalikan terumbu dari dampak penggunaannya.
4.       Menutup permanen suatu wilayah kecil yang terpilih ( suaka laut/perikanan).
5.       Menentukan suatu level penggunaan yang dipebolehkan.  Jika melewati daya dukungnya, penggunaan terumbu karang yang berlebihan dapat bersifat merusak.  Oleh karena itu, pengaturan tentang batas maksimal penyelam perhari atau batas penangkapan ikan per tahun merupakan aturan pengelolaan yang perlu dipikirkan.
6.       Melarang atau membatasi alat-alat eksploitasi yang tidak dapat diterima.  Misalnya, jaring yang berukuran kecil atau muro-ami yang batunya menyentuh terumbu.
7.       Membuat batas-batas ukuran penangkapan.  Pengambilan spesies-spesies yang diijinkan diatur dengan ketentuan batas-batas maksimum atau minimum untuk menjamin bahwa biota yang boleh ditangkap sempat bertelur sebelum mati.

Ditinjau dari peraturan yang ada di negara ini. Maka terumbu karang sebagai salah satu sumberdaya alam yang ada di Indonesia, pengelolaannya harus didasarkan pada peraturan-peraturan, diantaranya:
1.  UU RI No. 4/1982, tentang ketentuan-ketentuan pokok pengelolaan lingkungan  hidup.
2.   UU RI No. 9/1985, tentang perikanan
3.   UU RI No. 5/1990, tentang konservasi sumberdaya alam hayati dan ekosistem
4.   UU RI No. 9/1990, tentang kepariwisataan
5.   Peraturan Pemerintah No. 29/1986, tentang analisa dampak lingkungan
6.   Keputusan Menteri Kehutanan No. 687/Kpts.II/1989 tanggal 15 Nopember 1989, tentang pengusaha Hutan Wisata, Taman Nasional, Taman Hutan Raya dan Taman Hutan Laut.
7.   Surat edaran Menteri PPLH No. 408/MNPPLH/4/1979, tentang larangan pengambilan batu karang yang dapat merusak lingkungan ekosistem laut, ditujukan kepada Gubernur Kepala Daerah Tingkat I di seluruh Indonesia.
8.   Surat edaran Direktur Jenderal Perikanan No. IK.220/D4.T44/91, tentang penangkapan ikan dengan bahan/alat terlarang, ditujukan kepada Kepala Dinas Perikanan Propinsi Daerah Tingkat I di seluruh Indonesia.

SUMBER: http://www.ut.ac.id