Jumat, 30 Mei 2014

Dari Kami, yang Kalian Racuni

Kepada para penghisap tembakau,

Kami tak mempermasalahkan dengan keputusan kalian membunuh diri secara perlahan,
Namun kami hanya meminta, jangan jadikan kami sebagai teman untuk bersama dimakamkan.

Kepada para pecandu nikotin dan tar, kami tak menyayangkan diri kalian menjadi penikmat barang yang mencandukan, namun kami menyayangkan orang-orang yang menjadi korban karena berada disekitar kalian, kami yang kau sayangi, ataupun kami yang tak kau kenal sama sekali.

Jika kalian bilang merokok itu menenangkan? Maka kami bilang ketenangan kalian terkekang karena sebatang barang yang meracuni kehidupan. Ketenangan kami bebas tanpa batas, tanpa perlu untuk dipacu.

Kreatifitas kalian muncul saat kalian mengumpul asap, kreatifitas kami datang kapanpun kami inginkan, tanpa harus mencari pencetus.
Kalian berhak atas keputusan kalian mengepulkan asap dimanapun kalian mau, namun kamipun berhak menghirup udara bebas asap rokok, dimanapun kami inginkan.

Kepada para budak candu, para orang yang mempermiskin dirinya, kami tak ingin ikut menjadi pesakitan, karena asap yang tak kami sukai, kau tiupkan seolah tanpa beban.

Bukannya kami tak menghargai kalian, para penghisap kenikmatan, tapi kami lebih menghargai hidup kami yang jauh lebih berharga dari pada rokok.

Bukannya kami sok pintar mengajarkan, tapi kami tidak terlalu bodoh untuk dicandukan,
Kami pun tahu kalian tidaklah bodoh, hanya saja kurang pintar mengartikan kehidupan.

DARI KAMI YANG KALIAN RACUNI

SELAMAT HARI TANPA TEMBAKAU SEDUNIA
@yudhantriyana
Medan, 31 MEI 2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar